Kamis, 25 Februari 2021

Politik "Uang"dalam Demokrasi

Negara kita Indonesia adalah negara demokrasi oleh sebab itu pesta demokrasi digelar dimana-mana di Indonesia baik itu ditingkat provinsi sampai tingkat desa.
Yaa..kalau kita berbicara tentang demokrasi  pada masa sekarang yang pasti bukanlah kecerdasan dan kemampuan intelektual saja yang perlu dimiliki oleh para kandidat calon melainkan isi saku juga yang paling penting dan yang utama bahkan kecerdasan dan kemampuan juga dianggap tidaklah penting dalam proses demokrasi.Karena nyatanya yang terjadi sekarang peranan yang paling penting pada pesta demokrasi adalah uang. Sekarang politik uang sudah hampir terjadi diseluruh pelosok tanah Air. Politik uang seakan tidak bisa kita pungkiri lagi dari setiap gelaran pesta demokrasi, mulai dari tingkat pusat sampai tingkat daerah.
Kalau kita menyadari  tentu politik macam ini sangat berbahaya bagi kelangsungan demokrasi di negara kita tercinta ini.
Sebenarnya kalau menurut saya yang mempunyai peranan penting dalam mengatasi politik uang itu adalah dari kita rakyat sendiri. Bukan hal yang muda karena politik uang sudah lama dilakukan oleh para kandidat calon. Padahal dalam pesta demokrasi asas-asas luber dan jurdil sudah diatur oleh pemerintah namun, dalam praktek pelaksanaan demokrasi yang baik dan berdasarkan luber jurdil ini sangatlah sulit. Menurut saya hal ini terjadi karena dipengaruhi oleh faktor kurangnya keterlibatan para pemangku kepentingan yang terlibat dalam penyelenggaraan pesta demokrasi  yang berujung pada pelanggaran yang dilakukan kandidat calon dan juga tim suksesnya. Hal ini akan berdampak buruk dan mempengaruhi jalannya roda kehidupan politik dan pemerintahan. Tatanan kehidupan politik akan berubah dan memberikan warna berbeda terhadap pengambilan keputusan publik. Pimpinan yang baik dan memiliki dedikasi akan selalu mengutamakan kepentingan masyarakat. Segala keputusan dan kebijakan yang ada akan berlandaskan pada hal- hal yang diperlukan masyarakat, bukan hal-hal yang diinginkan oleh pemimpin. Untuk itu maka dalam proses pemilihan harusnya rakyat memilih berdasarkan legitimasi yang dimiliki kandidat calon, bukan atas pemberian uang  atau janji-janji materi yang diutarakan.Politik uang juga memberikan pengaruh yang tidak baik karena akan berdampak dan dapat merendahkan martabat kita sendiri.
            Oleh karena itu, menurut saya pemerintah dan juga masyarakat perlu adanya evaluasi terhadap regulasi mengenai pesta demokrasi sehingga terdapat kejelasan bagi para calon peserta Pilkada terkait dengan hak-hak dan kewajiban yang harus dipenuhi agar lebih jelas dan menghindari terjadinya hal-hal yang tidak dinginkan seperti politik uang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar